Demi Neymar , Sebuah Klub Harus Langgar Aturan FFP

Demi Neymar , Sebuah Klub Harus Langgar Aturan FFP

Sepertinya gagasan transfer Neymar menuju Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas tahun ini bakal sulit terwujud, pasalnya pihak klub Prancis, atau klub manapun yang mendambakan servis pemain Brazil tersebut setidaknya harus melanggar aturan Financial Fair Play untuk menebus klausul pelepasan Neymar.

Demi Neymar , Sebuah Klub Harus Langgar Aturan FFP

Sebagaimana diketahui, Paris Saint-Germain memang disebut-sebut tengah merencanakan transfer Neymar Jr dari Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun ini. Bintang Brazil berusia 25 tahun itu diklaim sudah sepakat untuk meninggalkan Barcelona lantaran tak kunjung berhasil menggantikan peranan Lionel Messi sebagai pentolan utama klub.

Dengan begitu, kini tinggal pihak Paris Saint-Germain saja yang harus menebus klausul pelepasan yang tertera dalam kontrak Neymar di barcelona. Berdasarkan kontrak tersebut, klub peminat setidaknya harus merogoh kocek sebesar 222 Juta Euro, yang mana angka itu secara otomatis bakal memecahkan rekor transfer dalam sejarah sepakbola yang sebelumnya dipegang Paul Pogba.

Namun, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu , ragu akan adanya klub yang bersedia menebus klausul pelepasan Neymar di musim panas ini, karena butuh keberanian untuk melanggar aturan Financial Fair Play jika klub tersebut ingin merogoh kocek 222 juta Euro.

“Ia memiliki kontrak hingga empat tahun ke depan dan, tentu saja, kami mengandalkannya. Ia bagian dari tim kami. Ia bagian dari trio lini depan [dengan Messi dan Luis Suarez]. Klausul ini mustahil diaktifkan jika Anda ingin mematuhi Financial Fair Play. Jika seseorang tak mau tunduk, maka ini tentu saja bisa diaktifkan.” kata Bartomeu.

Neymar telah mengoleksi 105 gol selama 186 kali bermain untuk Blaugrana sejak direkrut dari Santos pada 2013, dan ia menandatangani ekstensi kontrak lima tahun hingga 2021 pada Oktober silam.

Soal Masa Depan Mamadou Sakho, Ini Kata Jurgen Klopp

Soal Masa Depan Mamadou Sakho, Ini Kata Jurgen Klopp

Bursa transfer musim panas tahun ini turut menyertakan sejumlah nama pemain Liverpool , dan setelah philppe Coutinho yang belakangan kerap dikaitkan dengan Barcelona, kali ini, giliran Mamadou Sakho, bek asal Prancis yang dipercaya akan meninggalkan Anfield.

Soal Masa Depan Mamadou Sakho, Ini Kata Jurgen Klopp

Sepanjang paruh kedua musim 2016/17 kemarin, mamadou Sakho dipinjamkan Liverpool ke klub papan tengah premier League, Crystal Palace. Sebenarnya, bersama dengan The Eagles, performa Sakho terbilang cukup bagus, sampai perfoma bagus itu terhenti oleh cedera yang membuat pemain Prancis harus absen di sisa musim.

Kendati demikian, Crystal Palace tetap tidak pesimis dengan Sakho, dengan klub Premier League yang dipercaya tengah berniat untuk menebus sang pemain secara permanen pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini. Namun karena kontraknya di Anfield masih tersisa hingga Juni 2020 mendatang, besar peluag sakho akan tetap bertahan di Anfield Musim depan.

Saat ini, yang bersangkutan tengah berada di kamp latihan Liverpool yang terletak di Melwood dan dia sedang berjuang keras kembali fit sebelum Liverpool menjalani turnamen pra musim. Sementara itu, Jurgen klopp hanya menjawab singkat ketika ditanya tentang masa depan Sakho di Anfield.

“Pertama-tama ia harus membuat dirinya fit 100% dan kemudian akan kita lihat situasinya,” jawabnya singkat saat diwawancara Liverpool Echo.

Sakho sendiri dibeli oleh Liverpool dari PSG pada tahun 2013 lalu dengan harga sekitar 18 juta Pounds. Total, ia telah tampil sebanyak 80 kali bagi The Reds dan menyumbangkan tiga gol.

Sejauh ini, belum ada kabar terkini mengenai kelanjutan minat Crystal Palace aka sosok pemain berusia 28 tahun tesebut, jadi perkembangannya sendiri patut dinantikan.

Iker Casillas Resmi Perpanjang Kontrak di FC Porto

Iker Casillas Resmi Perpanjang Kontrak di FC Porto

Legenda Hidup Real Madrid, Iker Casillas, dipastikan bakal terus mempertahankan statusnya sebagai pemain FC Porto untuk satu musim ke depan, sebagaimana pernyataan resmi dari pihak klub Portugal. Namun demikian tidak diketahui, apakah terdapat opsi perpanjangan kontrak di dalam kontrak anyar tersebut.

Iker Casillas Resmi Perpanjang Kontrak di FC Porto

 

Sebenarnya, sejak didatangkan dari Real Madrid pada tahun 2015 lalu, Iker casillas memang diikat kontrak berdurasi dua tahun, dengan kontrak tersebut telah resmi berakhir pada tanggal 30 Juni kemarin. Masa depan Casillas sempat tidak jelas, sampai akhirnya FC Porto melayangkan kontrak baru berdurasi satu tahun, terhiutng sejak kamis (06/07) waktu setempat.

Casillas sendiri mengaku sangat senang dengan kontrak baru ini, sebagaimana kicauannya lewat akun twitter.

“Sangat senang untuk melanjutkan satu musim lagi bersama Porto! Menantikan tantangan yang akan datang!” tulis Casillas di akun Twitter resminya.

Iker Casillas, 36 tahun adalah Legenda Real Madrid, dia mengabdi di hampir sepanjang karirnya untuk Real Madrid. Namun keputusan Klub Spanyol tersebut untuk mengutamakan Keylor Navas sebagai kiper utama membuat Casillas terpaksa harus meninggalkan kisah indahnya bersama Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun 2015.

Ia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun yang menyertakan opsi untuk bertambah satu tahun lagi, meski tambahan durasi tersebut akan bergantung pada kondisi keuangan klub.
Sepanjang membela FC Porto sejauh ini, Iker Casillas telah mengemas tak kurang dari 65 caps di semua ajang bersama dengan klub Portugal. Dia turut membantu FC Porto finish sebagai peringkat ketiga pada musim pertamanya, dan finish sebagai runner up di musim kemarin. Sayangnya, belum ada gelar yang berhasil dipersembahkan Casillas bagi FC Porti sejauh ini.

Casillas sendiri belum angkat bicara mengenai kapan dia akan pensiun, mengingat usianya saat ini sudah 36 tahun.

Florentino Perez Akui Idamkan Lionel Messi di Madrid

Florentino Perez Akui Idamkan Lionel Messi di Madrid

Kendati Lionel Messi adalah salah seorang superstar sekaligus Legenda hidup Barcelona, Florentino Perez yang sejatinya adalah presiden rival abadi Raksasa Catalan, Real Madrid, tetap tak menampik akan fakta bahwa dia ingin memiliki Messi dalam tim pimpinannya.

Florentino Perez Akui Idamkan Lionel Messi di Madrid

Seperti diketahui, sejak debutnya di tahun 2004 silam bersama dengan tim Utama Barcelona, Lionel Messi memang telah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Dia sukses memenangkan 30 gelar bergengsi bagi Raksasa Catalan sejauh ini, empat diantaranya adalah trofi Liga Champions Eropa. Dengan serentatan trofii tersebut, Messi pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia dalam lima edisi.

Adalah sebuah kebohongan jika sebuah klub tidak menginginkan sosok Lionel Messi dalam tim andalan mereka. Bahkan, Seorang Florentino Perez yang merupakan Presiden Real Madrid pun mengakui bahwa dia ingin Bintang Besar Argentina tersebut bermain bagi Klubnya, Real Madrid.

Tapi, Perez yang baru saja resmi terpilih kembali menjadi Presiden anyar Los Blancos, mengakui bahwa transfer Messi ke Santiago Bernabeu nyaris mustahil untuk terwujud karena melihat fakta bahwa Messi adalah bintang besar Barcelona yang telah membela klub tersebut sejak masih bocah.

“Tentu kami akan sangat senang memiliki Messi di Madrid, Tapi dia sudah berada di Barca sejak memperkuat tim junior, jadi itu tidak akan pernah terjadi!” ujar Perez kepada Onda Cero.

Messi kembali menjalani musim yang bagus di Camp Nou. Meski Barca kalah bersaing dari Real Madrid yang sukses menjuarai La Liga dan Liga Champions 2016/17, ia tetap mampu mencetak 54 gol di semua kompetisi bersama Blaugrana.

Namun, dia dipercaya tidak akan mampu memenangkan trofi Ballon d’Or setelah pesaing ketat, Cristiano Ronaldo mencatatkan Prestasi yang lebih mentereng musim kemarin, dengan mengemas trofi la Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa bersama Real Madrid.

Wayne Rooney Akui Buta Soal Masa Depannya

Wayne Rooney Akui Buta Soal Masa Depannya

Secara jujur, sang kapten mengakui bahwa dia sama sekali tidak tahu menyoal masa depanya bersama dengan united. Tapi, Rooney tidak akan memikirkan hal tersebut dulu, karena dia harus menikmati liburan bersama keluarga, setelah musim yang ketat.

Wayne Rooney Akui Buta Soal Masa Depannya

Wayne Rooney, kapten Manchester United ini kembali berbicara mengenai masa depannya bersama dengan Setan Merah. Setelah sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, termasuk klub liga Super tiongkok, namun faktanya, sang kapten ternyata sama sekali tidak tahu soal masa depannya, soal dimana dia akan bermain musim depan.

Sebagaimlana diketahui, Rooney memang menjalani situasi yang sulit dalam dua musim terakhir di Manchester United. Disebut sulit, karena sang kapten sekaligus legenda hidup United tersebut jarang mendapatkan kesempatan tampil secara reguler. Bahkan, Rooney lebih sering turun dari bangku cadangan, maka tak heran jika spekulasi masa depannya terus menggema belakangan ini.

Sejumlah klub sepakbola dikaitkan dengan masa depan Rooney, beberapa diantaranya adalah klub Major LEague Soccer, dan klub Liga Super Tiongkok. Bahkan, ada beberapa pihak yang menyarankan Rooney untuk meninggalkan old Trafford dan mencoba peruntungan di Serie A italia demi mendapatkan kembali jatah bermain reguler dan menyelamatkan karirnya.

Namun faktanya, Rooney sendiri masih belum tahu menyoal masa depannya di Old trafford. Tapi dia tidak akan memikirkan hal tersebut , karena setelah kompetisi yang ketat, dia akan menikmati liburan bersama keluarga.

“Saya tidak tahu! Jujur, saya tidak tahu. Saya kira sekarang adalah saatnya saya pergi dan menghabiskan waktu bersama keluarga, setelahnya pasti saya akan mengambil keputusan dan saya akan melakukan itu dalam beberapa pekan ke depan.” Ujar sang kapten.

Rooney, 31 tahun, masih terikat kontrak sampai tahun 2018 mendatang dengan opsi tambahan satu tahun lagi. Sepanjang karirnya di United, Rooney telah mencicipi semua gelar yang bisa dimenangkan, termasuk liga Europa yang baru saja berhasil dimenangkan setan merah.

Thiago Motta sedih Lihat AS Monaco Rajai Prancis

Thiago Motta sedih Lihat AS Monaco Rajai Prancis

Namun demikian, pemain berusia 35 tahun tetap harus mengakui konsistensi dan kualitas yang dimiliki tim arahan Leonardo Jardim tersebut, dan menyebut mereka memang pantas menjadi kampiun. Kini Paris Saint-Germain siap membayar kekalahan ini dengan menjuarai Coupe De France.

 

Thiago Motta sedih Lihat AS Monaco Rajai Prancis

AS Monaco berhasil mengakhiri dominasi Paris Saint-Germain di ajang Ligue 1 Prancis dengan mengakhiri musim ini sebagai kampiun. Terkait dengan kegagalan timnya, gelandang PSG Thiago Motta, mengaku sedih, karena Klub Kerajaan adalah salah satu rival utama Les Parisiens dalam beberapa musim terakhir.

Seperti diketahui, Paris Saint-Germain memang telah mendominasi Juara Ligue 1 sejak tahun 2013 silam sampai tahun 2016 kemarin, sudah empat trofi Ligue 1 secara beruntun dikoleksi tim ibu kota tersebut dalam lima musim terakhir. Tapi, domiasi mereka kemudian terhenti di angka empat, seiring denga kesuksesan AS Monaco dalam mengunci peringkat puncak klasemen dengan hanya satu laga tersisa musim ini.

Sebagai juara bertahan, tentu saja mengecewakan rasanya melihat dominasi mereka terhenti, apalagi dihentikan oleh klub yang sudah menjadi rival abadi mereka sejak dulu. Namun, Thiago Motta sendiri tetap mengakui keunggulan tim arahan Leonardo Jardim, dan bertekad membayar kegagalan juara liga dengan cara memenangkan Coupe De france, untuk memecahkan rekor sepuluh gelar yang telah dikoleksi Marseille.

“Tentu saja ini menyakitkan. Kemenangan Monaco adalah kekalahan kami, Pertarungan Liga berimbang, tapi Monaco lebih konsisten ketimbang kami. Mereka harus diberikan selamat, mereka tim terkuat, mereka pantas mendapatkan titel. ”

“Kami harus memanfaatkan final Coupe de France. Kami memiliki peluang merebut rekor sepuluh gelar milik Marseille. Ini adalah insentif, tapi yang terpenting adalah memenangkan gelar. Untuk suporter dan untuk kami, ini sebuah motivasi tambahan untuk pergi dan mendapatkan trofi tersebut.” demikian ujar Pemain asal Italia kepada reporter.

Alasan Demi Alasan Mengapa Griezmann Harus gabung Madrid

Alasan Demi Alasan Mengapa Griezmann Harus gabung Madrid

Antoine Griezmann, Penyerang andalan Atletico Madrid ini bisa dikatakan sebagai salah satu penyerang terbaik Eropa dalam dua tahun terakhir. Musim lalu adalah musim terbaik pemain Prancis di level klub maupun level Internasional bersama dengan Timnas Prancis. Tak heran jika belakangan dia dikaitkan dengan rumor transfer, dan Klub Rival Sekota, Real Madrid diklaim sebagai salah satu peminat Griezmann.

Alasan Demi Alasan Mengapa Griezmann Harus gabung Madrid

Banyak pihak yang tidak setuju dengan gagasan transfer ini, mengingat rivalitas kedua tim yang begitu kental, namun tak sedikit juga yang setuju dengan beberapa alasan yang menurut mereka tepat untuk Griezmann menerima pinangan los Blancos. Apa saja itu ?

Gaji Besar

Tidak dipungkiri bahwa pemain bisa pindah karena masalah uang. Tentu saja, alasan profesional akan menjadi faktor utama bagi Griezmann tapi secara otomatis ia akan mendapatkan gaji yang lebih besar di sana. Dengan demikian, ia bisa mempunyai jaminan finansial bagi dirinya maupun keluarganya.

Ballon d’Or

Meskipun dikenal sebagai salah satu striker terbaik saat ini, namun Griezmann akan kesulitan bersaing memperebutkan penghargaan tahunan ini jika dirinya tidak bermain bagi tim besar yang memenangkan banyak gelar tiap musimnya. bersama Real Madrid, jaminan gelar hampir pasti didapat Griezmann, dia hanya perlu mengasah skill individu untuk meyakinkan publik, bahwa dia memang layak menerima penghargaan itu.

Dukungan Rekan setim

Real Madrid adalah salah satu tim papan atas yang dipenuhi para pemain bintang dari seluruh penjuru dunia. Tentu saja, memiliki rekan setim yang hebat dan mengerti kemana bola akan mengalir serta punya mentalitas juara adalah impian Griezmann untuk bisa berkembang lebih baik di masa mendatang.

Suksesor Cristiano Ronaldo

Dan yang terakhir adalah menjadi suksesor Cristiano Ronaldo, karena tidak dipungkiri lagi bahwa pemain Portugal tersebut sudah berada di masa-masa senja dalam karirnya sebagai pemain, seiring usia yang kini telah memasuki 32 tahun. Griezmann juga memainkan peran yang sama seperti posisi Cristiano Ronaldo, sehigga dia dinilai akan pantas untuk menjadi suksesor Pemain Portugal tersebut.

Spalletti Anggap Runner Up di Serie A Sama Dengan Juara

Spalletti Anggap Runner Up di Serie A Sama Dengan Juara

Seiring dengan kekalahan dari Lazio, Roma kini tertinggal dari Napoli, tapi mereka berpeluang mengambil alih kembali peringkat kedua dari tangan sang rival di empat laga tersisa. Sang manajer pun mengakui, dengan merebut posisi tersebut dan mengakhiri musim pada peringkat kedua, yang dianggapnya sudah setara dengan scudetto.

Spalletti Anggap Runner Up di Serie A Sama Dengan Juara

Manajer AS Roma, Luciano Spalletti merasa bahwa tidak ada lagi tim yang mampu mengejar level Juventus dan menyaingi mereka dalam perebutan Scudetto musim demi musim. Sehingga, sang manajer pun menganggap bahwa posisi Runner Up sejatinya sudah sama levelnya dengan memenangi titel Serie A Italia.

Sebagaimana diketahui dari laman sbobet, Juventus memang sudah nyaris pasti akan memenangkan titel Serie A Italia musim ini, dimana titel tersebut akan jadi yang ke-enam bagi Bianconneri dalam enam musim terakhir secara beruntun. AS Roma dan Napoli menjadi saingan tersulit Juventus dalam beberapa musim terakhir, tapi faktanya, mereka selalu gagal bersaing dengan Bianconneri, bahkan finish di akhir musim dengan jarak yang cukup jauh.

Karena alasan tersebutlah, Spalletti menganggap bahwa sisa musim ini harus dimanfaatkan Roma untuk finish di peringkat kedua, yang menurutnya setara dengan Scudetto.

“Coba tanyakan pada tujuh atau delapan tim di bawah kami apakah finis di posisi ketiga bisa disebut sebagai kegagalan bagi mereka, Juventus telah jelas menunjukkan tidak ada yang bisa mendekati peringkat pertama. Kami berjuang berada di sana dengan Napoli, yang disebut sebagai salah satu tim terkuat di Eropa.”

“Mereka [Napoli] berada di sini [posisi kedua] musim lalu. Jika kami mampu mengancam posisi mereka artinya kami telah melakukan hal yang bagus. Kami tidak takut menghadapi Milan atau Juventus, itulah yang menjadi perbedaan. Kami mencapai titik ini dengan kerja keras diri kami sendiri.”

“Saya rasa, andai kami berhasil mengakhiri kompetisi dengan peringkat kedua, itu akan sama rasanya dengan memenangi Scudetto. Finis di posisi ketiga juga menunjukkan kami telah melakukah pekerjaan hebat. Kami akan terus bekerja demi memberikan yang terbaik bagi klub dan para fans..” kata Spalletti kepada reporter.

Fellaini akui Harus Belajar kontrol Emosinya

Fellaini akui Harus Belajar kontrol Emosinya

Setelah menerima kartu kuning dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Europa melawan Celta Vigo tengah pekan kemarin, gelandang andalan Manchester United, Marouane Fellaini, mengaku akan berusaha untuk lebih mampu mengontrol emosinya di atas lapangan.

Fellaini akui Harus Belajar kontrol Emosinya

Sebagaimana diketahui, Fellaini memang dianggap sebagai pemain yang kerap tersulut emosinya di atas lapangan. Dia bahkan sempat terlibat insiden panas dengan Aguero bulan lalu melawan MAnchester City yang kemudian berujung kartu merah lalu menghasilkan sanksi pertandingan. Para fans MU sempat cemas dengan kartu kuning yang didapat Fellaini dalam laga kontra Celta vigo tengah pekan kemarin.

Gelandang Internasional Belgia tersebut untungnya bisa bertahan 90 menit di atas lapangan tanpa kartu kuning kedua ketika timnya menang 1-0 dan usai laga ia mengakui sempat khawatir bakal kembali diusir wasit. Namun hal itu dianggapnya sebagai pembelajaran, dan bertekad untuk bisa mengontrol emosiinya lebih baik lagi di laga-laga selanjutnya.

“Kami mengontrol pertandingan dan kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami membuat peluang di babak pertama dan kami layak mencetak gol. Usai kartu kuning yang saya terima dengan cepat dan juga kartu merah saya melawan Manchester City pekan lalu, saya tahu saya harus bisa mengendalikan diri dengan lebih baik.”

“Pertandingan leg kedua di old Trafford nanti akan sulit bagi kami, karena mereka adalah tim yang bagus. Kami harus memberikan segalanya di Kamis nanti, memberikan semua untuk masuk final.” tutur Fellaini di MUTV.

Dengan sanksi larangan pertandingan tersbut, Fellaini dipastikan tidak akan bermain dalam pertandingan terbaru yang akan dijalani United, tidak lain menghadpai Arsenal.

Maverick Vinales Berambisi Jalani Comeback di Spanyol

Maverick Vinales Berambisi Jalani Comeback di Spanyol

Setelah gagal mencapai garis finish pada race austin dua pekan lalu, rider yamaha Movistar, Maverick Vinales, mengaku memiliki motivasi ekstra untuk jalani comeback saat bertandang ke Spanyol pada race ke empat akhir pekan ini dan menatap podium lagi.

Maverick Vinales Berambisi Jalani Comeback di Spanyol

Sebagaimana diketahui, Vinales adalah raja di pra musim, memenangi seluruh race , kemudian tampil gemilang di dua race pertama , namun secara mengejutkan kemudian mengalami crash saat baru memasuki lap kedua di Austin dua pekan lalu. Karenanya, Rider asal Spanyol tersebut harus rela posisinya di puncak klasemen direbut oleh Valentino Rossi.

Namun, Vinales masih memiliki pelaung untuk mengkudeta rekan setimnya tersebut dalam race akhir pekan ini di Jerez, Spanyol. Sang Rider mengaku optimis dengan peluangya dan menjalani comeback disana.

“Setelah hasil mengecewakan di Austin, saya senang tak mengalami cedera apapun. Kami juga kembali membuktikan bahwa kami punya potensi untuk memperebutkan kemenangan di setiap balapan, dan hal ini memotivasi saya untuk tiba di Jerez lebih kuat dari seri sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vinales mengaku lebih optimis setelah melihat catatan positif Yamaha Movistar di Jerez. Dia yakin tren tersbut akan dilanjutkan lagi oleh Yamaha.

“Jerez bersahabat dengan Yamaha, mereka selalu sangat cepat, jadi saya tahu saya bisa tampil kuat di Jerez seperti di seluruh sirkuit awal musim ini. Kami hanya harus fokus, melakukan setup yang baik pada tunggangan kami dan bermain ngotot sampai garis finish. Saya juga merasa memiliki motivasi yang lebih besar pada race kali ini” pungkas Vinales